Internasional

Cina Buka Suara Atas Konflik Israel dan Iran

Jakarta, Pada Jumat (19/4/2024) Cina mengatakan bahwa pihaknya akan “terus memainkan peran konstruktif untuk meredakan situasi”. Hal tersebut diungkapkan setelah muncul laporan Israel menyerang Iran sebagai aksi balas dendam atas serangan Theran.

“China menentang segala tindakan yang semakin meningkatkan ketegangan dan akan terus memainkan peran konstruktif untuk meredakan situasi,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian, dikutip AFP.

Menteri Luar Negeri (Menlu) China, Wang Yi, menentang keras serangan terhadap gedung konsulat Iran. Menurutnya, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

“China menghargai tekanan Iran untuk tidak menargetkan negara-negara regional dan tetangga serta penegasannya untuk terus menerapkan kebijakan bertetangga yang baik dan bersahabat,” tutur Wang mengutip Xinhua.

Baca Juga: Bawaslu Respon Kecurangan Pemilu 2024

Wang mempunyai keyakinan bahwa iran dapat mengatasi situasi tersebut dengan baik tanpa menyebabkan kekacauan lanjutan sembari menjaga kedaulatan dan martabat negaranya.

“Diyakini bahwa Iran dapat menangani situasi ini dengan baik dan menghindari kekacauan lebih lanjut di kawasan sambil menjaga kedaulatan dan martabatnya sendiri.”

Beberapa jam sebelumnya, seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada ABC NewsCBS News, dan CNN International bahwa Israel telah meluncurkan serangan balasan ke Iran yang ditujukan ke Isfahan, kota penting yang menjadi markas militer dan tempat fasilitas nuklir Iran.

Serangan itu disebut sebagai aksi balasan atas serangan Iran ke Israel. Adapun Iran menyatakan serangan itu pun merupakan balasan atas gempuran Israel ke kompleks Kedutaan Iran di Damaskus, Suriah, pada 1 April lalu.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close