Nasional

Anggota DPR RI Komisi VI Zuristyo Firmadata, S,E., M.M. menyampaikan kontribusi Adhi Karya dalam pembangunan IKN

BUMN yang memiliki peran sebagai agent of development, terus berupaya mendukung pengembangan dan pembangunan infrastruktur melalui berbagai inisiatif maupun sinergi dengan instansi atau lembaga lainnya. IKN merupakan proyek yang bersifat berkesinambungan dan jangka panjang. Sehingga bisa memberikan keuntungan bagi emiten BUMN Karya dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan IKN.

Hal demikian yang membuat Anggota DPR RI Komisi VI Zuristyo Firmadata dalam kegiatan sosialisasi bertajuk BUMN Karya Memberikan Kontribusi terhadap Pembangunan IKN, menyampaikan terkait peran dan keuntungan dari proyek tersebut. Anggota DPR RI Fraksi NasDem tersebut mengatakan bahwa BUMN berkomitmen mendukung proyek pembangunan IKN.

“BUMN berkomitmen dalam rangka mendukung proyek pembangunan IKN di Kalimantan Timur secara jangka panjang selama proyek IKN terus berjalan, maka bisa membantu dalam mendatangkan katalis positif bagi emiten BUMN Karya.” Ucapnya pada kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan pada Minggu 15 Januari di Bangka Barat.

Bang Tyo sapaan akrab Zuristyo Firmadata pun mengatakan bahwa PT Waskita Karya memiliki misi besar dalam membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

“PT Waskita Karya memiliki misi besar yakni membangun Ibu Kota Negara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Bahkan sejauh ini seperti PT Waskita Karya pada akhir 2022 sudah berhasil mendapatkan posisi gemilang dalam peningkatan laba kotor yakni sebesar Rp 627,24 miliar atau meningkat secara drastis sebesar 14,8 persen dibandingkan tahun lalu pada 2021 dan mendapatkan dua proyek di IKN, yaitu proyek jalan tol senilai Rp 2,2 triliun.” Ucapnya

Masih kata Bang Tyo, “Sementara itu Adhi Karya (ADHI) memiliki 180 Proyek konstruksi yang sedang berjalan beberapa proyek besar, salah satunya adalah proyek di Ibu Kota Negara (Fender Jembatan Pulau Balang, Hunian Pekerja Konstruksi, Jalan Tol Segmen 3A Karang Joang-Kariangau). ADHI berhasil menyerap dana sebesar Rp2,6 triliun dengan komposisi Penyertaan Modal Negara sebesar Rp1,96 triliun dan dana publik sebesar Rp689 miliar. Total dana tersebut sepenuhnya dapat dipergunakan untuk setoran modal ke badan usaha untuk pembangunan beberapa Proyek Strategis Nasional diantaranya untuk pembangunan IKN.” Kata Bang Tyo.

Sebelum membuka acara kegiatan sosialisasi tersebut, Bang Tyo mengatakanBUMN Karya (Waskita Karya dan Adhi Karya) memiliki fungsi sebagai katalisator pembangunan di tanah air.

“Perannya sangat strategis dalam mendukung program pemerintah untuk memulihkan perekonomian nasional melalui pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk penyediaan layanan dasar, peningkatan konektivitas serta dukungan pemulihan ekonomi dan menciptakan rantai ekonomi baru bagi IKN dan Wilayah sekitarnya, dengan geliat rencana pembangunan IKN yang dimotori oleh BUMN karya (Waskita dan Adhi karya) bisa menarik minat Investor untuk berinvestasi di IKN sesuai dengan harapan pemerintah.” Ucapnya

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close