Uncategorized

Penelitian: Minum 2-3 Cangkir Kopi Perhari Bikin Panjang Usia


Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/rsmgsdaa/public_html/sinarpembaruan.com/wp-content/themes/jannah/framework/classes/class-tielabs-filters.php on line 328

SINARPEMBARUAN.COM – Siapa diantara kita yang kalau di pagi hari kurang lengkap kalau belum minum kopi? Apalagi sambil ngemilin gorengan.

Nah, baru-baru ini studi menurut studi American College of Cardiology menyatakan bahwa orang yang minum dua hingga tiga cangkir kopi per hari, tak hanya berisiko lebih kecil terkena sakit jantung, tapi juga membuat hidup lebih panjang.

“Kopi bisa mempercepat detak jantung. Dari sinilah orang beranggapan kopi dapat membahayakan kesehatan. Namun, dari penelitian kami, minum kopi punya efek menetralkan, yang berarti tidak berbahaya malahan bisa menguntungkan kesehatan jantung,” ungkap Ketua Peneliti Peter M. Kistler, Profesor dan Pakar Jantung Australia dilansir dari inewsid.

Kistler dan tim nya melakukan tiga penelitian utama menggunakan suveri data lebih 1/2 juta orang Inggris yang diikuti selama 10 tahun.

Orang yang diteliti adalah mereka yang tidak minum kopi 1-5 cangkir per hari, dan yang minum kopi lebih dari 5 cangkir perhari.

Penelitian pertama berfokus pada mereka yang tak punya permasalahan penyakit jantung.

Orang yang minum kopi 2-3 cangkir per hari, peluangnya di kemudian hari untuk terkena penyakit stroke, sakit jantung atau meninggal dunia karena sakit jantung berkurang 15%.

Penelitian kedua dilakukan pada orang yang mempunyai masalah pada jantung. Orang yang minum 2-3 cangkir kopi per hari, berusia lebih panjang dibandingkan orang yang tidak ngopi.

“Minum kopi secara teratur bisa jadi bagian diet yang sehat untuk mereka yang ada sakit jantung,” ungkap Kistler.

Studi ketiga menelisik kaitannya antara jenis kopi: instan, bubuk, berkafein, atau tidak, dengan adanya penyakit jantung.

Peneliti menyebutkan, tingkat kematian lebih kecil untuk semua jenis kopi.

Namun, kopi yang berkafein lebih diutamakan untuk dikonsumsi, karena perlindungannya yang menyeluruh. Sementara, kopi yang tidak ada kafein tidak mengurangi gangguan detak jantung.

Peneliti mengungkapkan kopi dapat menguntungkan jantung karena punya lebih dari 100 materi aktif yang dapat mengurangi stress, peradangan, meningkatkan metabolisme, hingga dapat menghambat penyerapan lemak yang ada di usus dan dapat memblokir reseptor tubuh yang memincu irama jantung abnormal.

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close