Uncategorized

Sosialisasi di Hadapan Santri, Gus Rojih: Agama dan Negara Harus Saling Menguatkan

Jakarta – Anggota MPR RI Fraksi PPP Rojih dalam kegiatan Sosialisasi 4 pilar MPR RI di kabupaten Kudus (25/5/2021) menegaskan bahwa kalangan santri mesti memahami bahwa agama dan negara dua sisi tak terpisahkan. Penegasan tersebut penting, sebab jangan sampai ada penilaian bahwa mempelajari dan mengkaji kenegaraan, seperti Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 tidak ada nilai agamanya, begitupun sebaliknya.

Maka dari itulah, menurut Rojih yang merupakan Cucu dari Mbah Maimoen Zubair, penilaian tersebut mesti diubah secara fundamental. Semestinya, yang harus ditanam kuat dalam sanubari para santri adalah agama memperkuat negara dan negara memperkuat agama. Pesan itu bahkan tersirat diamanahkan dalam UUD pasal 29 ayat (1) Negara berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.
.
“Saya sangat tekankan hal tersebut, sebab saya khawatir dampak pengaruh radikalisme yang merusak. Memang ada sebagian besar santri yang kuat pemahamannya seputar hubungan antara agama dan negara. Itu tidak menjadi masalah. Tapi, masih ada santri dan generasi muda yang kena pengaruh radikalisme yang menganggap negara kita thogut dan harus diperangi,” katanya.

Untuk itulah, lanjut Rojih, MPR hadir dengan Sosialisasi Empat Pilar MPR nya, dengan tujuan membuka dan mengingatkan kembali seluruh rakyat Indonesia tentang Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Begitu pentingnya Empat Pilar terutama kepada santri, saya berpikir ingin membentuk satu metode misal membuat kitab kuning tentang Pancasila sehingga bisa dipelajari oleh santri dengan nyaman,” tambahnya..

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close