Daerah

Sosialisasi 4 Pilar, Zuristyo Ingatkan Pentingnya Beragama secara Utuh dan Benar

BANGKA BELITUNG – Anggota DPR RI Zuristyo mengingatkan pentingnya memahami ajaran agama secara benar dan utuh. Hal ini menurutnya tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia saat ini

“Sekarang kita menghadapi tantangan yang belum selesai-selesai. Pertama makin lemahnya pemahaman agama dan pengkhayatan agama ujungnya terjadi pengeboman atas nama agama,” ujar Zuristyo di sela-sela Sosialiasi Empat Pilar MPR di Via Hotel Kota Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung pada (20/03/2021).

Karenanya, di hadapan ratusan peserta, Zuristyo berpesan agar masyarakat memahami ajaran agama secara utuh dan benar. Ia menekankan, ajaran Islam selalu mengajarkan perdama iniian, bukan justru menaruh kebencian.

“Bukan malah pengajaran radikalisme dan jihad. Agama Islam itu tujuannya membawa kedamaian,” katanya.

Selain itu kata dia, perlu juga disertai pemahaman dan pengkhayatan nilai-nilai Pancasila yang didalamnya juga mencakup berbagai bidang kehidupan termasuk ajaran keagamaan.

“Makanya saya tertarik, sosialisasi di Via hotel lantaran ada beberapa diantara peserta adalah guru karena ini karena calon guru-guru semua. Guru terutama guru agama perlu memahami dengan baik juga semangat Pancasila itu agar bisa menularkan ke murid-muridnya tentunya,” ujar Zuristyo

Ia juga mengungkap alasan MPR yang gencar menyosialisasikan empat pilar diantaranya Pancasila sebagai dasar negara, UUD NRI 1945, Negata Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka Tunggal Ika. Selain karena perintah Undang-undang Nomoe 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, MPR juga berkepentingan membumikan nilai-nilai Pancasila di benak setiap bangsa.

Baca Juga :  Desa Wisata Cibuntu Sambut Wisatawan Lagi

“Karena Indonesia tanpa Pancasila, Indonesia bubar karena itu sudah jauh-jauh hari Pancasila itu alat perekat bangsa,” katanya.

Politikus asal Nasdem itu pun meyakini dengan memahami dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari juga bisa membuat sejumlah persoalan bangsa terpecahkan.(*)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button
Close
Close