Politik

Politisi Senior PPP: Sebagai Partai Islam Menolak dengan Keras jika Miras Dilegalkan

Jakarta – Politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) KH. Muslich Zainal Abidin mengatakan bahwa sebagai partai Islam PPP menolak keras jika minuman keras dilegalkan di Indonesia.

Hal itu disampaikan saat mengisi kegiatan rutin PPP yang bertajuk “Maulidan dan Tausiyah Cinta, Mujahadah Merawat Persatuan” yang digelar secara fisik dan virtual.

Oleh karena itu, Muslich mengajak seluruh kader partai agar bersyukur karena menjadi bagian dari satu-satunya partai berasaskan Islam di Indonesia.

“Kita harus bersyukur dan kita yakin menjadi kader satu-satunya partai berasaskan Islam yang memiliki prinsip utamanya adalah amar ma’ruf nahi mungkar,” paparnya, Jumat malam (26/2/2021).

Dikatakannya, ketika cinta kepada PPP harus dilandaskan cinta karena Allah dengan itu setiap kader maupun simpatisan akan berjuang sekuat tenaga membesarkan partai berlambang ka’bah tersebut.

“Kalau kita bersyukur kepada Allah kita harus yakin berjuang di PPP, menegakan Izzul Islam wal Muslimin melalui PPP adalah hal yang benar” jelas Muslich yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Istiqomah Kebonagung, Tegalrejo, Magelang ini.

Kegiatan rutinan mujahadah merawat persatuan di Mushola Alittihad, DPP PPP, Menteng, Jakarta

Dalam tausiyahnya, Muslich juga menegaskan salah satu yang menentukan masa depan Indonesia adalah partai politik, karena yang melahirkan kebijakan-kebijakan negara salah satunya adalah melalui perwakilan parpol di legislatif.

“Kita-kita (kader PPP) termasuk yang di legislatif adalah penentu baik dan tidaknya negara Indonesia tercinta ini,” jelasnya.

Muslich mencontohkan, saat ini ada pelonggaran izin investasi industri minuman keras (miras) oleh pemerintah maka sebagai partai Islam, PPP terus berjuang untuk menolak kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Anies Baswedan-Surya Paloh Makin Romantis

“Kita sebagai partai yang memiliki prinsip amar maruf nahi mungkar akan berjuang dengan keras untuk menolak kalau sampai miras dilegalkan di Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Pengurus Harian DPP PPP KH. Rojih Ubab Maemun Zubair mengapresiasi kegiatan keagamaan yang diselenggarakan secara rutin oleh PPP, dirinya pun berharap program tersebut bisa dilakukan secara istiqomah bukan hanya di DPP tapi ke tingkat DPC hingga ranting.

“Dengan kegiatan seperti ini, kita berharap semoga mendapat syafaat dari Nabi Muhammad, serta bisa mengambil pelajaran dari sejarah hidup nabi, yaitu berjuang lilahi ta’ala,” pungkasnya. (-)

Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
Close