Daerah

Jelang New Normal, Pemkab Subang Diminta Kembali Jalankan Program Pemerintahan

Beberapa hari menjelang new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB), Pemkab Subang diminta kembali membuka anggaran untuk kegiatan Pemerintahan.

Konsekwensi dari pemberlakukan AKB adalah aktivitas pemerintahan dan warga kembali normal dengan penerapan protokol kesehatan. Dengan demikian, Pemkab dituntut untuk kembali beraktivitas dan menuntaskan program yang sempat tertunda.

“Dengan new normal, aktivitas warga sudah kembali normal. Begitu juga layanan Pemerintah harus kembali normal, baik layanan adminsitrasi maupun layanan terhadap pemenuhan kebutuhan warga,” jelas Ketua DPC PPP Subang Oom Abdul Rohman.

Sekitar empat bulan, kinerja pemerintahan praktis off. Dengan AKB yang diperikiarakan mulai 27 Juni, Oom meminta Pemkab melaui OPD harus kembali fokus kepada program-programnya.

“Sekitar empat bulan praktis off, OPD harus MoveOn kembali beraktivitas. Apalagi ini sudah mau memasuki semester kedua,” tandasnya dikutip dari TintaHijau.com.

Namun demikian, diakui Setgab Koalisi Jimat Akur ini, kinerja OPD akan terhambat dengan masalah anggaran. Ini terkait dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah tentang penundaan pelaksanaan kegiatan dan pencairan belanja daerah.

Dengan demikian, Oom mendesak, Sekda harus mencabut SE dan kembali membuka kran anggaran sehingga aktvitas OPD kembali berjalan.

“Kinerja OPD bisa terhambat dengan SE Sekda ini. Kalau sudah new normal, artinya kan aktivitas jemaki normal. Dan kalau anggaran untuk Covid-19 sudah tuntas dicairkan, ya tinggal dibuka kembali kran angaran untuk OPD, jangan sampai mereka sudah bekerja tapi anggaran ditahan,” tandasnya (*)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close