Nasional

DPR Minta Anggaran UN Dialihkan untuk Tangani Corona

Sinarpembaruan.com, Jakarta – DPR dan Pemerintah telah sepakat untuk meniadakan ujian nasional (UN) tahun 2020 bagi siswa/siswi SD, SMP dan SMA. Keputusan ini untuk menghentikan penyebaran virus corona yang dari hari ke hari korbannya terus bertambah.

“Kementerian Pendidikan juga perlu memaksimalkan penggunaan anggaran yang dimiliki termasuk anggaran yang selama ini digunakan untuk UN, guna dialihkan untuk membantu pencegahan penularan virus Covid-19,” ujar anggota DPR Komisi X Rojih Ubab Maimoen, dalam rilis yang diterima redaksi sinarpembaruan.com, Selasa (24/3/2020).

Gus Rojih juga meminta agar Kemendikbud memperpanjang masa belajar di rumah. Masa pembelajaran di rumah diharapkan dapat mengikuti masa darurat Corona yang ditetapkan sampai akhir Mei 2020.

“Kami meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan untuk memperpanjang masa belajar di rumah atau libur sekolah sampai batas waktu penanganan bencana yang ditetapkan oleh satuan gugus tugas yaitu hingga tanggal 29 Mei 2020,” tegas politisi PPP ini.

Komisi X DPR, kata Gus Rojih, sangat menghargai upaya yang dilakukan Kemendikbud dalam menghadapi penyebaran Corona sejauh ini. Sejumlah langkah yang dilakukan adalah dengan menerbitkan dua surat edaran terkait pencegahan dan penanganan virus Corona

Surat Edaran itu yakni surat dengan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan COVID-19 di lingkungan Kemendikbud dan Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pencegahan COVID-19 pada Satuan Pendidikan. (AR)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close