Nasional

Wakil Ketua MPR Membuka Muktamar ITHLA VIII 2019

JAKARTA-Wakil Ketua MPR RI, Arsul Sani membuka Muktamar VIII Persatuan Mahasiswa Bahasa Arab se-Indonesia (Ittihadu Thalabah al Lughah al Arabiyah bi Indonesia/ITHLA) di Asrama Haji Pondok Geje Jakarta Timur, Senin Senin 25 November 2019.

Dalam sambutannya, Arsul Sani mengatakan bahwa para sarjana Bahasa Arab mempunyai peluang untuk berperan di berbagai bidang. Mereka tidak hanya berpotensi menjadi pengajar, dosen, dan penerjemah, namun juga berbagai bidang lainnya, termasuk di pemerintahan. Apalagi saat ini sarjana Bahasa Arab telah mempunyai jejaring yang luas.

“Kader ITHLA agar bisa berjejaring di semua lini, tidak hanya jadi pengajar maupun dosen, tetapi masuk ke pimpinan di pemerintahan maupun perusahan besar,” ungkap Arsul.

“Kemampuan Bahasa Arab yang mereka miliki dibutuhkan di semua sektor, termasuk di DPR/MPR, karena ini merupakan bahasa internasional yang banyak digunakan di pergaulan global,” tambah Arsul.

Arsul yang juga Sekjen DPP PPP  berharap agar ITHLA bisa menjadi wadah organisasi bagi para pelajar bahasa arab di seluruh Indonesia. Organisasi ini bisa berkontribusi mengembangkan pengembangan dan peningkatan skil para mahasiswa dan juga sebagai wadah memupuk solidaritas dan konsoliditas mahasiswa Bahasa Arab.

ITHLA meerupajan organisasi yang dideklarasikan di Yogyakarta pada 9 Desember 2012 diinisiasi oleh Ketua HMJ Bahasa dan Sastra Arab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta periode 2011-2013 Ja’far Shodiq. ITHLA beranggotakan seluruh mahasiswa atau pembelajar Bahasa Arab mulai dari Jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Bahasa & Sastra Arab (BSA), Tarjamah Arab (TA) hingga Dirasat Islamiyah (DA). (i)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close