Politik

Kunjungi Indonesia, Elite Partai Komunis China Temui Jokowi-Prabowo

Jakarta – Selama berada di Indonesia, Kepala Polit Biro Hubungan Internasional Partai Komunis China (ID CPC), Song Tao menemui sejumlah tokoh politik nasional. Pada hari pertama kunjungan, Song Tao langsung menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Song Tao selaku Penasihat Hubungan Luar Negeri Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT)/Anggota Komisi Urusan Luar Negeri RRT, menyampaikan salam dari Presiden RRT Xi Jinping pada Jokowi. Tao memuji kondisi perekonomian di bawah kepemimpinan Jokowi.

“Presiden Joko Widodo, terima kasih untuk meluangkan waktu untuk bertemu saya, dan delegasi Partai Komunis Tiongkok. Izinkan saya menyampaikan salam dari Presiden Xi Jinping,” ujar Tao melalui penerjemah di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (20/9/2019).


Usai bertemu Jokowi, Song Tao langsung menemui Ketua Umum (Ketum) PDIP Megawati Soekarnoputri di Hotel Oriental Mandarin, Jakarta Pusat. Keduanya sempat makan siang bersama serta membahas kerja sama antarpartai politik.



Pada hari yang sama, Song Tao juga menemui Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Pertemuan Prabowo dan Song Tao diungkapkan Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon melalui Twitter. Fadli menyebut Prabowo menyambut Song Tao di kediamannya yang berada di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Saat menemui Song Tao, Prabowo mengenakan beskap. Elite Gerindra, seperti Fadli ataupun Sugiono, hadir dalam acara tersebut.

“Tadi malam mendampingi Pak Prabowo menerima Menteri Luar Negeri China HE Mr Song Tao dan Duta Besar China untuk Indonesia HE Mr Xiao Qian di Rumah Kartanegara,” kata Fadli dalam akun Twitternya, Sabtu (21/9).

Tak hanya Megawati hingga Prabowo, Tao juga bertemu Ketum Partai Golkar Airlangga Hartarto pada Sabtu (21/9) kemarin. Pertemuan itu untuk membicarakan kerja sama antarpartai.

Dalam pertemuan itu, Airlangga didampingi Sekjen Golkar Lodewijk Freiderich, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily, serta politikus Golkar Nurul Arifin.

Airlangga Hartarto menyebut Song Tao sepakat melanjutkan program pertukaran kader. Hal ini bertujuan agar para kader melakukan studi banding.

“Selama ini sudah terjadi pertukaran studi berjalan sejak lama antara PKT (Partai Komunis Tiongkok) dan Partai Golkar, kita rata-rata bisa mengirim kader ke sana (China) 15 orang per tahun. Mereka punya kekuatan di studi pembangunan, di mana studi pembangunan itu mempunyai program untuk kesejahteraan dengan masyarakat,” kata Airlangga seusai pertemuan di Hotel Shangri-La, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Sabtu (21/9).


Program pertukaran kader ini untuk mendalami pelajaran terkait pembangunan dan kesejahteraan. Airlangga menilai Golkar dan Partai Komunis China sama-sama memiliki concern terkait pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Selain menyepakati kerja sama antarpartai, Airlangga mengaku membahas terkait perindustrian di Indonesia. Seperti diketahui, Sang Tao juga merupakan penasihat hubungan luar negeri Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT)/anggota Komisi Urusan Luar Negeri RRT.

“Kita bahas juga soal investasi China di Indonesia, termasuk di bidang mineralisasi logam, seperti di Morowali ataupun industri otomotif,” pungkasnya.
(Detik.com)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close